Pengetahuan dan Teknologi Olah Raga Selancar yang Menakjubkan

Pekembangan teknologi olah raga selancar memang meberikan banyak dampak besar kepada atlet yang berkompetisi di Olimpiade Tokyo. Dalam aturan terbaru, setiap negara diperbolehkan untuk mengirimkan empat wakilnya di Olimpiade. Tsurigasaki Surfing Beach yang berada di Chiba Jepang dijadikan lokasi perlombaan.

Selancar atau dikenal dengan surfing sudah menjadi olahraga populer di beberapa dunia. Bahkan dengan sistem penjurian yang semakin modern membuat cabang olahraga ekstrem ini kembali menjadi pusat perhatian. Indonesia sendiri mengirimkan satu atlet yakni Rio Wahida dan Dhea Novita sebagai perwakilan di cabang ini.

Masuknya Teknologi Olah Raga Selancar di Tanah Air

Indonesia menjadi salah satu negara yang memiliki pantai dengan ombak yang mendukung. Itulah alasan kenapa olah raga selancar bisa berkembang bagus di sini. Namun yang disayangkan, olah raga menarik ini baru bisa diikuti di Olimpiade Tokyo. Padahal teknologi olah raga selancar di Indonesia sendiri juga sudah berkembang bagus dengan beberapa alat yang berlevel internasional.

Bob Koke yang menunjukkan kepada rakyat Indonesia jika selancar menjadi salah satu jenis cabang yang menjanjikan. Kemudian atas inspirasi yang dia berikan, mampu melahirkan sejumlah peselancar ternama semisal Raditya Rondi, Rizal Tanjung dan Oney Anwar.

Prestasi yang semakin bagus dalam olah raga selancar memunculkan dukungan dari banyak pihak. Dengan sering diadakannya perlombaan di kawasan pesisir pantai dengan gelombang ombak bagus, selancar kemudian membawa perwakilan. Muncullah nama Rio Waida dan Dhea Novita yang kemudian lolos seleksi.

Kedua peselancar perwakilan Indonesia ini menjadi perhatian banyak atlet duniadi Olimpiade Tokyo. Deretan prestasi yang sudah dikemas keduanya membuat atlet peselancar dunia lain semakin menyukai. Apalagi medali emas yang diraih Dhe Novita dan Rio Waida membukti jika keduanya layak diperhitungkan. Barulah keduanya menuju ke El Salvador untuk ikut ambil bagian di penyisian Olimpiade Tokyo.

Dari 6 perwakilan yang dikirkan ke babak penyisihan, hanya nama Rio Waida berhasil lolos ke Tokyo. Harapan besar rakyak Indonesia tertuju pada dia. Bahkan ada indikasi jika dalam cabor ini Rio mampu mengharumkan Tanah Air di ajang terbaik dunia itu. Terbukti Rio mampu masuk ke 16 besar penyisihan di Olimpiade.

Tidak jaminan meski teknologi olah raga selancar berhasil mendukung Rio sampai ke Tokyo namun dirinya gagal di 16 besar. Kesempatan bagus ini memang mengecewakan dia, namun setidaknya pengalaman yang sudah dia buktikan selama ini mampu memberikan kejutan jika peselancar Indonesia sangat menjanjikan di Olimpiade selanjutnya.

Rio Waida meminta maaf kepada seluruh pendukungnya di Tanah Air karena belum bisa membawa medali di Olimpiade Tokyo. Dengan semangat juangnya dia di Olimpiade kali ini, Rio bersyukur masih diberikan kepercayaan membawa bendera Indonesia melaju di cabor selancar. Bahkan kesan dalam perlombaan ini akan dia jadikan pengalaman berharga untuk karirnya kedepan.

Dengan dibekali pengalaman serta ilmu baru tersebut Rio yakin jika kesempatan berikutnya dia akan berhasil berbekal tekat dia selama ada di TOkyo. Rio begitu yakin jika kesempatan yang sama di Olimpiade kedepan tidak akan menyurutkan semangatnya untuk membawa pulang medali. Olahraga selancar selama ini merupakan olahraga yang sudah di turunkan langsung oleh kedua orang tuanya, bahkan kedua ortu dia juga mendukung dengan sejumlah peralatan lengkap. Orang tua Rio sendiri juga menjadi pelatih dan manajer selama dia menggeluti olah raga selancar di sejumlah kompetisi.

Bukan hanya sosok Rio yang menjadi inspirasi selama ini. Sudah banyak peselancar Indonesia kian optimis jika olah raga selancar di Indonesia masih memiliki harapan besar di Olimpiade 2024 nanti. Bibit baru yang akan muncul selama beberapa tajun kedepan diharapkan bisa membawa Indonesia ke cabang ini dalam berburu medali. Kini Indonesia optimis jika semua atlet akan memiliki harapan besar sesudah pengalaman Rio di Olimpiade Tokyo.

Diharapkan lebih banyak lagi atlet yang mewakili Indonesia untuk berkiprah di pertandingan olahraga selancar di Olimpiade 2024 nanti. Sudah berhasil masuk ke 16 besar menandakan jika Indonesia memang layak diperhitungkan. Apalagi jika pelatihan para atlet dan dukungan pihak bisa memaksimalkan fasilitas selancar di Indonesia.

Sudah banyak hal yang bisa didapatkan dari pengalaman mengikuti Olimpiade Tokyo. Rio Wahida menjadi sosok menginspirasi bagi para peselancar lain. Kini Indonesia semakin memiliki harapan besar jika kedepan muncul atlet lain seperti dia. Dengan begitu selancar bisa diperhitungkan membawa Indonesia le level lebih bagus dibandingkan tahun ini.

Semua teknologi olah raga selancar yang ada di Indonesia memberikan kesempatan bagus untuk menutupi kekurangan yangada. Tiket Olimpiade masih sangat terbuka dan harapan besar kini sudah dimiliki semua atlet untuk terus berkembang di dunia selancar dunia.